
Nusatenggara Centre (NC) Mataram mengajak generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan Kemah kebangsaan Moderasa Beragama (KKMB). Pelaksanaan KKMB Batch I ini akan mempertemukan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dari berbagai latar belakang agama yang berasal dari seluruh wilayah Pulau Lombok. Sebanyak 250 Peserta ditargetkan mengikuti kegiatan tersebut.
Manajer Program KKMB kemah kebangsaan, Lalu Suprawan menuturkan kegiatan perkemahan ini akan dibuka langsung oleh Pejabat Gubernur NTB.
Suprawan menjelaskan, KKMB akan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 2-3 Maret, bertempat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, Kota Mataram. Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut merupakan bagian dari strategi penyelanggara untuk menciptakan suasana kegiatan luar ruangan yang menyenangkan sekaligus memberikan nilai edukatif kepada para peserta.
“RTH Pagutan Kota Mataram dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kami ingin menghadirkan suasana pembelajaran di luar ruangan yang menyenangkan, tetapi tetap memiliki substansi dan bobot,” ujar Suprawan.
Peserta difasilitasi sarana dan prasarana yang memadai. KKMB menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang moderasi beragama, di antaranya Ketua Forum Kerukunan Umat Bergama (FKUB), Guru Besar UIN Mataram, serta fasilitator moderasi beragama yang telah memperoleh sertifikasi tingkat nasional.
“Peserta nantinya tidak hanya mengikuti sesi pemaparan materi. Mereka juga akan terlibat dalam forum bersama untuk berdiskusi dengan para narasumber serta mengikuti diskudi kelompok. Untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif, panitia dan fasilitator telah menyiapkan berbagai kegiatan seperti ice breaking, panggung hiburan, serta api unggun yang akan menjadi bagian sesi refleksi mengenai moderasi beragama. Sebelumnya peserta juga akan diajak menonton bersama film yang mengangkat isu moderasi beragama” Ujar Suprawan.
Agenda seputar tema moderasi, harmoni dan indahnya keberagaman memang menjadi salah satu fokus yang selama ini menajdi perhatian Nusatenggara Centre sebagai lembaga nirlaba.
Sebelumnya, NC telah membentuk komunitas remaja yang bergerak dalam penguatan harmoni di tengah keberagaman, yaitu ”Remaja Cinta Damai” (Recida), setelah sebelumnya, di tahun 2018 sukses menggelar kemah akbar nasionalnya untuk generasi muda yang bertajuk Youth Camp.
Nusatenggara Centre meyakini bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai penerus bangsa. Karena itu, mereka perlu dibelaki dengan nilai-nilai perdamaian agar mampu menjadi pembawa pesan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk, baik saat ini maupun pada masa mendatang.
Lebih lanjut, Lalu Suprawan berharap KKMB dapat menajdi ruang pengembangan diri yang menyenangkan bagi generasi Z. Menurutnya, pelajar tingkat SMA saat ini memiliki kemampuan digital dan kreativitas yang tinggi. Kondisi tersebut membuat kehidupan mereka di ruang digital dan dunia nyata semakin sulit dipisahkan.
“Jika kemampuan generasi ini dibarengi dengan pemahaman yang baik mengenai moderasi beragama dan wawasan kebangsaan, mereka dapat menyebarkan pesan-pesan perdamaian melalui berbagai kreativitas dan media yang mereka miliki. Karena itu, program ini diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka,” pungkasnya.


No responses yet